
March 4, 2026 | Other Activities
Perekonomian Kabupaten Rembang terus menunjukkan tren yang semakin kuat. Pada tahun 2025, ekonomi Rembang tumbuh 5,77 persen, menjadi pertumbuhan tertinggi sejak masa pandemi COVID-19.
Secara makro, ekonomi daerah bergerak stabil dan semakin menguat. Dari sisi riil (ADHK), pertumbuhan meningkat dari 3,85 persen pada tahun 2021 menjadi 5,77 persen pada tahun 2025. Bahkan sejak 2022, laju pertumbuhan ekonomi konsisten berada di atas 5 persen, menandakan proses pemulihan ekonomi yang berhasil dan mulai memasuki fase ekspansi yang lebih stabil.
Dilihat dari struktur ekonominya, terdapat tiga sektor utama yang memberi kontribusi terbesar terhadap PDRB Kabupaten Rembang, yaitu:
🏭 Industri Pengolahan (24,18%)
🌾 Pertanian (22,82%)
🛒 Perdagangan (13,13%)
Komposisi ini menunjukkan bahwa aktivitas ekonomi Rembang masih kuat ditopang oleh sektor produksi barang serta distribusinya.
Pada tahun 2025, sektor pertanian juga kembali menunjukkan kinerja positif dengan tumbuh 7,29 persen, setelah sempat mengalami kontraksi pada tahun 2024. Pertumbuhan ini didorong oleh meningkatnya produksi komoditas utama, terutama padi dan jagung.
Sementara itu, sektor dengan pertumbuhan paling tinggi adalah penyediaan akomodasi dan makan minum, yang tumbuh 10,89 persen, mencerminkan semakin pulihnya aktivitas pariwisata dan mobilitas masyarakat.
📊 Akses data lengkap PDRB Kabupaten Rembang terbaru:
rembangkab.bps.go.id