Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Rembang mencatat sejumlah perkembangan pada sektor pariwisata Kabupaten Rembang selama April 2026. Indikator utama yang diamati meliputi tingkat penghunian kamar hotel, rata-rata lama menginap tamu, serta mobilitas wisatawan nusantara.
Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel pada April 2026 tercatat sebesar 19,32 persen. Angka tersebut lebih rendah dibandingkan kondisi April 2025 (year-on-year), namun menunjukkan peningkatan dibandingkan bulan sebelumnya (month-to-month).
Sementara itu, Rata-rata Lama Menginap (RLM) tamu hotel pada April 2026 mencapai 1,30 malam. Peningkatan ini menunjukkan adanya kecenderungan wisatawan untuk menghabiskan waktu menginap lebih lama dibandingkan periode sebelumnya.
Dari sisi mobilitas wisatawan nusantara, jumlah perjalanan wisatawan nusantara yang berkunjung ke Kabupaten Rembang pada April 2026 tercatat sebanyak 156.726 perjalanan. Jumlah tersebut mengalami penurunan sebesar 41,26 persen dibandingkan Maret 2026 (month-to-month). Pada periode yang sama, jumlah perjalanan wisatawan nusantara yang melakukan perjalanan ke luar Kabupaten Rembang tercatat sebanyak 186.242 perjalanan atau turun 19,12 persen dibandingkan bulan sebelumnya.
Penurunan mobilitas wisatawan pada April 2026 diduga dipengaruhi oleh berakhirnya periode libur dan cuti bersama Idulfitri yang pada bulan sebelumnya mendorong peningkatan aktivitas perjalanan masyarakat. Kondisi tersebut menyebabkan pergerakan wisatawan kembali ke pola yang lebih normal setelah puncak mobilitas selama masa libur keagamaan.
Data statistik pariwisata ini menjadi salah satu indikator penting dalam memantau perkembangan sektor pariwisata daerah serta mendukung perumusan kebijakan pembangunan pariwisata yang berbasis data dan berkelanjutan.
Informasi lebih lengkap mengenai perkembangan statistik pariwisata Kabupaten Rembang April 2026 dapat diakses melalui Berita Resmi Statistik (BRS) yang tersedia pada laman BPS Kabupaten Rembang.